Home / news / BURSA SAHAM 6 JULI: IHSG Menguat 0,29% ke 5.841,85 di Awal Sesi II

BURSA SAHAM 6 JULI: IHSG Menguat 0,29% ke 5.841,85 di Awal Sesi II

Bisnis.com, JAKARTA – IHSG hari ini diprediksiakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah, pasca sentuh rekor tertingginya.
Indosurya Securitas memprediksi IHSG masih akan berpotensi menguat, pasca mencetak rekor tertingginya. Adapun pergerakan IHSG hari ini diperkirakan di level 5797 – 5910.
Kepala Riset William Surya Wijaya mengatakan IHSG sedang bergerak menguji support pasca berhasil kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yang baru.
Dia menyebutkan pola pergerakan masih didukung oleh kuat nya fundamental perekonomian terlihat dari rilis data peerekonomian terlansir, selain dari pada itu dalam awal semester dua ini masih terdapat penantian terhadap laporan kinerja emiten selama semester satu serta agenda pembagian deviden dari beberapa emiten sehingga turut menopang pola gerak IHSG dalam beberapa waktu mendatang.
“IHSG berpotensi menguat hari ini, ” tulisnya dalam riset
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Kamis (6/7/2017) diprediksi bergerak di level 5.790-5.870.
Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia, mengatakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak melanjutkan pelemahannya dengan mengonfirmasi break out support level setelah membentuk pola candlestick bearish harami yang diawali uptrend jangka pendek. Indikator Stochastic terkonfimasi dead-cross dengan pola pergerakan bearish seiring indikator RSI yang terus tertekan.
IHSG ditutup tertahan pada MA7 di mana pada pergerakan sebelumnya
MA7 ini cenderung kuat. Menurut Lanjar, harapan untuk bergerak bullish konsolidasi jangka pendek cukup ada.
“Sehingga diperkirakan IHSG bergerak mixed mencoba bertahan pada MA7 dengan kisaran pergerakan 5.790-5.870,” kata Lanjar dalam riset yang terbit pada .
Saham-saham yang masih dapat diperhatikan di antaranya RALS, LPCK, PNLF, MNCN, ROTI, AISA, ADHI.
Kresna Securities memprediksi IHSG akan bergerak tertekan oleh aksi ambil untung setelah reli pada awal bulan.
Mereka melihat tekanan jual di regional masih menjadi salah satu faktor yang dapat menahan laju IHSG.
“Pada hari ini, kami memperkirakan IHSG masih cenderung berkonsolidasi di area negatif (target jangka panjang di 6.100-6.200). Estimasi rentang perdagangan hari ini di 5.770-5.860,” tulis mereka dalam riset

About admin

Check Also

Sempat Ditutup Naik, Harga Minyak Mentah Turun Lebih dari 1%

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah dunia mengalami sedikit kenaikan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *